Blogroll


Komentar Terbaru


Arsip


Jam Digital


@NhieVannie


My Facebook


My Song


Pengunjung

    65.806

Resume Kedua-Ku

Ditulis pada 28 May 2012 Oleh zilvanhisna-e-f-fst10 | Kategori : Pemrograman Komputer

Definisi Server


Beberapa definisi dari server :

  • Server adalah sebuah terminal akhir yang mengkoordinasikan semua akivitas yang terjadi pada sistem infrastruktur tersebut.

  • Server merupakan induk dari semua komputer yang terhubung. 

  • Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer.

Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan. Umumnya, di dalam sistem operasi server terdapat berbagai macam layanan yang menggunakan arsitektur klient/server. Contoh dari layanan ini adalah Protokol Konfigurasi Hos Dinamik, server surat, server PTH, server PTB, DNS server, dan lain sebagainya. 

Contoh sistem operasi server adalah Windows NT 3.51, dan dilanjutkan dengan Windows NT 4.0. Saat ini sistem yang cukup populer adalahWindows 2000 Server dan Windows Server 2003, kemudian Sun SolarisUnix, dan GNU/Linux. Lebih lengkapnya silahkan buka di http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Apa_itu_Server%3F

Apa itu Mainboard dan BIOS???

Mainboard atau yang lebih kita kenal motherboard memiliki definisi yaitu sebuah papan rangkaian elektronik utama yang menjadi landasan dari komponen-komponen lain. Komponen yang dimaksud adalah processor, memory, Video Graphic Acceleration (VGA) dan sound card dalam slot-slot/soket yang tersedia. Definisi lain yaitu motherboard adalah tempat keluar masuknya data, menghubungkan seluruh peralatan komputer dan membuatnya bekerja sama sehingga komputer berjalan dengan lancar. Motherboard juga dianalogikan sebagai rangkaian pembuluh darah dan jaringan syaraf seperti pada tubuh kita.

BIOS (Basic Input/Output System) secara sederhana merupakan sebuah system di dalam Chip Motherboard yang bertugas mengenali dan menyiapkan perangkat keras/hardware komputer saat PC dinyalakan, seperti Hardisk, Processor, Floppy Disk, Memory, DVD Rom dan lainnya. Jika semua beres maka Sistem Operasi (seperti windows,Linux) baru mulai dijalankan.

SAFE MODE pada WINDOWS 7

Safe mode merupakan salah satu fasilitas dari Windows untuk menjalankan windows dengan fitur dan fungsi yang minimal. Beberapa fitur pada windows tidak diaktifkan pada kondisi safe mode, bahkan beberapa softwarepun juga ikut tidak aktif Safe mode terjadi ketika windows mengalami error . Jika kita masuk ke safe mode, kita dapat melakukan perbaikan terhadap error yang terjadi, termasuk menghapus virus dan error yang lain. 

Cara Masuk Ke Safe Mode Di Windows 7, Vista dan Xp

Untuk dapat masuk ke safe mode di windows 7 dapat anda lakukan dengan mengikuti  beberapa cara seperti yang disebutkan pada langkah langkah berikut ini:

Cara pertama untuk masuk ke Safemode Windows 7

  1. Hidupkan komputer anda seperti biasa.
  2. Saat tampilan boot warna hitam mulai muncul, tekan tombol F8 di keyboard anda sebelum logo windows muncul.
  3. Gunakan tombol tombol kursor tanda panah di keyboard untuk memilih Safe mode di pilihan yang ditampilkan pada layar.
  4. Setalah kursor berhenti pada pilihan Safe Mode lalu tekan tombol Enter. Dan anda akan masuk ke Safe Mode di windows 7

Masalah yang Menyebabkan SAFE MODE tidak Jalan???

Masalah ini disebabkan oleh salah satu di bawah ini.

  1. User tidak memasuki Safe Mode dengan benar misalnya salah menekan tombol aksesnya.
  2. Windows mengalami kerusakan serius dan tidak dapat memuat Safe Mode.
  3. Masalah kerusakan hardware.

Solusi........!!!!!

  1. Pastikan Anda sedang memasuki Safe Mode dengan benar; banyak kali Safe Mode tidak dapat diakses jika dilakukan dengan tidak benar. Untuk masuk ke dalam Windows 2000 / XP/Vista/7 Safe Mode, ketika komputer sedang boot silakan tekan berulang-ulang tombol “F8″ agar dapat membuka “Windows Advanced Options Menu”. Gunakan tombol panah untuk pindah ke “Safe Mode” dan tekan Enter. 

  2. Jika Anda memasuki Safe Mode dengan benar, namun ketika mencoba untuk memuat Windows selalu tidak berhasil dan malah kembali restart, kemungkinan sistem operasi komputer Anda menghadapi file korupsi Windows. Solusinya adalah Anda harus melakukan repair Windows atau yang terburuk adalah Install ulang windows. 

  3. Artinya Anda punya masalah hardware yang mencegah komputer memasuki Safe Mode. Jika Anda baru saja menambahkan hardware baru ke komputer saya menyarankan Anda mengeluarkan kembali hardware baru untuk memastikan itu bukan penyebab masalah Anda.

Jika tidak ada perangkat keras baru telah ditambahkan ke komputer atau mengeluarkan hardware tidak menyelesaikan masalah, maka dipastikan bahwa Windows rusak. Jika ini terjadi maka kami menyarankan untuk menyelesaikan atau menginstal ulang Windows. Jika selama instalasi ulang Anda menjumpai kesalahan dalam menyalin file, atau kesalahan format hard disk Anda, sangat mungkin bahwa hard disk Anda yang gagal atau sudah rusak. Jika Harddisk telah diganti dan masih belum berhasil menyelesaikan instalasi maka CD ROM tidak dapat membaca CD Instalasi. Jika CD ROM tidak rusak maka dipastikan CD Instalasi rusak, tergores dll sehingga tidak bisa lagi dibaca secara sempurna. Biasanya hingga proses ini Anda sudah akan berhasil mengoreksi masalah Anda.

Akhir Catatan: Meskipun Anda dapat menginstal ulang Windows pada drive C: yang sudah ada sebelumnya, kami sangat menyarankan Anda menghapus/delete partisi C: lalu membuatnya kembali barulah menginstall ulang.Tidak hanya akan membantu test drive hard disk Anda, ini juga akan menghapus semua program yang potensial atau malware dari komputer yang menyebabkan masalah ini. 

 

Kutipan :

http://www.anneahira.com/mainboard.htm

http://id.wikipedia.org/wiki/Server

http://stiebanten.blogspot.com/2011/09/manfaat-dan-penggunaan-safe-mode.html

http://www.kasurkotor.com/2010/11/cara-masuk-ke-safe-mode-di-windows-7-vista-dan-xp/

http://agussale.com/perbaikan-komputer-pada-kasus-safe-mode-tidak-dapat-diakses

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :